Leuwi Lieuk Sentul Bogor, Pesona Kolam Hijau Tersembunyi ala Green Canyon

Bogor seakan ga ada habisnya soal pariwisata. Baik kuliner, sejarah, maupun alamnya. Nah kali ini adalah perjalanan saya yang sebetulnya sudah agak lama (19 April 2015 yang lalu) tetapi baru bisa menulis ke blog sekarang, maklum lah yah mahasiswa gitu loh. Kolam yang baru aja pada saat itu ditemukan belum lama, surga tersembunyi di balik lebatnya hutan pegunungan Sentul Selatan, adik dari si Leuwi Hejo, ini dia Leuwi Lieuk Sentul Babakan Madang Bogor!




Saya bersama teman bertigaan saja yaitu si koya dan farhan menggunakan sepeda motor. Jalur ke Leuwi Liyet ini sama jika kalian ingin ke Leuwi Hejo. Kendaraan bagi roda 2 maupun 4 dapat melalui jalur Sentul ataupun Citereup. Perjalanan dari rumah kami yaitu di Villa Pertiwi menuju tempat parkir wana wisata Leuwi Hejo di Babakan Madang Sentul kurang lebih 1.5 jam saja dengan kontur jalan yang cukup rusak parah.

Parkiran untuk menuju Leuwi Lieuk ataupun Leuwi Hejo ini sama, bisa di Posyandu warga atau menanjak sedikit diatas perbukitan yang pasti jalannya juga lebih dekat untuk menuju ke Leuwi Lieuk. Leuwi Hejo, Curug Barong, dan Leuwi Lieuk itu masi dalam satu kawasan, jadi jika kalian kesana dari pagi hingga sore, bisa deh tuh ke tiga wisata itu. Berhubung saya Leuwi Hejo sudah pernah, maka kami memutuskan untuk menuju Leuwi Lieuk saja yang katanya baru banget ditemukan ga lama dari kami datang pada saat itu. Tadinya lagi, kami juga mau mampir ke Curug Barong, tapi karena kesorean jadi ga jadi deh.

Perjalanan dari parkiran menuju loket pembayaran hanya sekitar 15 menit jalan menuruni bukit. Nah baru deh dari loket pembayaran yang di tandai adanya warung, toilet, dan parkiran motor, ada persimpangan yang jika kalian lurus adalah menuju Leuwi Hejo, dan jika keatas atau menanjak adalah menuju Curug Barong dan Leuwi Lieuk. Trek dari sana naik, turun dengan kontur yang sedikit curam, tetapi tenang karena banyak sekali bonus trek datar saat menuju ke Leuwi Lieuk. Setelah berjalan 10 menit dari loket pembayaran, kita akan ketemu pertigaan jika ke kiri mengarah ke Curug Barong dan jika ke kanan mengarah ke Leuwi Lieuk, kamipun memilih jalur kanan.

Perjalanan dari parkiran motor menuju loket pembayaran
Jalan menanjak menuju Leuwi Lieuk

Kiri ke Curug Barong, kanan ke Leuwi Lieuk


Setelah perjalanan yang cukup panjang lebih kurang 20 menit dari loket pembayaran dengan kontur yang naik turun cukup curam, kami sampai di sungai. Untuk mencapai Leuwi Lieuk ini ada dua, bisa melewati kolam yang disebut oleh warga yaitu Leuwi Cepet karena ukurannya yang kecil tetapi dengan konsekuensi badan wajib basah karena menyebrang dengan kedalaman lebih kurang 1.5 meter dan bahaya apabilka, atau melewati bukit dengan menyebrang sungai lalu melewati bukit yang jalur nya ngetrek sekali tanjakan nya dan sangat licin. Saat itu kami lebih memilih melewati bukit saja karena tidak perlu repot "berenang" dan mempertaruhkan tas kami.

Oh ya Leuwi Cepet ini juga sebetulnya wana wisata juga loh, cuma karena fisiknya tidak sebagus Leuwi Lieuk dan Leuwi Hejo, jadi Leuwi ini hanya sebagi tempat transit aja deh. Setelah melewati bukit itu, baru keliatan Leuwi Lieuk dari kejauhan yang sudah banyak orang disana dan saat kami tiba disana, sungguh panorama Leuwi yang tiada duanya di Bogor!


Leuwi Lieuk dilihat dari atas bukit


Sudah ramai sekali ya


Ini dia, Leuwi Lieuk!

Hampir sama kaya Green Canyon yang ada di Pangandaran

Sebelum melakukan aksi yaitu main-main air disana, kami bertiga seperti biasa "gelar warung" terlebih dahulu guna memenuhi enzim-enzim lambung yang membutuhkan asupan gizi. Seperti biasa, karna kami sudah terbiasa di alam bebas, maka matras, kompor portable, gas portable, nesting, dan masakan instan seperti mie selalu kami bawa jika berpergian ke alam bebas untuk menghemat dan memang ini lah kebiasaan kami.

Hal yang wajib jika di alam bebas


TS narsis boleh ya

Leuwi Lieuk ini airnya sangat jernih sekali, berwarna kehijauan dan diapit oleh dua tebing yang cukup tinggi. Hal ini mengingatkan saya akan keindahan yang ada di Green Canyon, Pangandaran. Bedanya Green Canyon di Pangandaran itu lebih tinggi lagi tebingnya dan lebih memacu adrenalin karena dapat BodyRafting disana, jika di Leuwi Lieuk kalian hanya bisa berenang dan jika kalian memiliki jiwa yang penuh tantangan, Leuwi Lieuk menyediakan  tiga spot loncatan dengan ketinggian variatif mulai dari 3 meter, 5 meter, hingga tertinggi adalah 6-7 meter. Alhamdulillah saya sudah mencicipi ketiga spot loncatan tersebut dan rasanya memang luar bias!

Oh ya kolam Leuwi Lieuk ini semakin ke tengah semakin dalam ya, kalau saya waktu loncat dari ketinggian 7 meter ujung jempol menancap di dasar kolam, maka kedalam kolam ini hanya lebih kurang 4 meter saja, tidak sedalam yang di Leuwi Hejo yaitu mencapai 5-6 meter dalamnya. Tetapi jika kalian ingin melakukan aksi meloncat atau hanya berenang, kalian wajib bisa berenang karena sama sekali tidak ada alat pengaman seperti pelampung ataupun pegangan yang kokoh, hanya ada seutas tali yang berfungsi untuk membantu seseorang memanjat tebing guna meloncat dari ketinggian 5 dan 7 meter saja.

Bagi kalian yang ingin loncat dari tebing juga hati-hati, karena tebing yang licin dan kalian harus memanjat batu-batu yang licin untuk mencapai spotnya. Dijamin, sekali loncat pasti bakal ketagihan!

Ada curug nya di Leuwi Hejo
Add caption
TS nangkrin di spot loncatan 7 meter
TS nangkring dulu di spot loncatan 5 meter
Berenang lucu juga asik kok

Persiapan loncat dari tebing setinggi 3 meter
TS dan koya berpose di depan Leuwi Lieuk

Buat kalian yang mau ke Leuwi Lieuk ini, akses menggunakan roda dua maupun roda empat itu sama saja jika kalian ke Leuwi Hejo. Tetapi jika kalian belum pernah sama sekali disana, baca dulu aja nih Tips berkunjung kesana mulai dari Jakarta hingga sampai di parkiran Wana wisata Leuwi Hejo Sentul Babakan Madang. Oh ya info aja saat ini jalur untuk menuju Leuwi Hejo atau Lieuk ini cukup parah hancurnya. Persiapkan kondisi kendaraan dengan baik lah ya pokoknya, ga asik kan pengen liburan tapi pacar kendaraan ngambek di tengah jalan. Untuk biaya masuk sendiri, tiketnya cukup merogoh kocek 10rb perorang untuk Leuwi Hejo, Lieuk, dan curug Barong, parkir motor hanya 5rb, parkir mobil mungkin hanya 10rb sekarang. Siapin fisik kalian karena perjalanan cukup lumayan menguras tenaga karena kontur jalan yang naik turun untuk menuju Leuwi Lieuk ini dan sangat panjang, membutuhkan waktu lebih kurang 30 menit dari parkiran motor dengan istirahat yang sangta minimal.

Waspadai juga pengemis anak kecil yang minta-minta uang atau pulpen. Kalian bawa aja deh pulpen yang serebuan karena mereka ngemis bilangnya bukan buat makan, tapi buat beli pulpen *canda elah. Tetapi tetap waspada dan jangan sombong di alam bebas pokoknya. 

Leuwi Lieuk ini masih sangat asri keindahannya dan masih banyak orang belum mengetahui keberadannya. Mungkin yang tahu ya kaya akamsi (sebutan buat bocah yang tinggal dekat dengan Leuwi Lieuk), dan semoga tulisan ini bisa menjadi sumber referensi anda untuk berkunjung kesana. 

Selamat bereksplorasi kawan, jangan dirumah atau kota saja karena keindahan alam Indonesia sangat sayang apabila dilewatkan begitu saja dimasa muda. Intinya dimanapun  kalian berada, terapkan moto jangan ambil apapun kecuali gambar, jangan tinggalkan apapun kecuali jejak, dan jangan bunuh apapun kecuali waktu. Salam lestari semua dan jangan lupa bawa kembali sampah mu ya!

Komentar

  1. Balasan
    1. Iya mas, sama-sama dan terimakasih sudah mampir :)

      Hapus
  2. Jangan ada yg merusak,dengan dalih pembangunan.

    BalasHapus
  3. Jangan ada yg merusak,dengan dalih pembangunan.

    BalasHapus
  4. Bungkus bekas ind*mie nya dibawa pulang lg ga tuh????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, mungkin sekarang bungkus nya sudah di daur ulang :)

      Hapus
  5. Boleh dishare rutenya
    Ane insya allah sabtu ini mau kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari mana bang? Kalo pake motor arah Jakarta/Depok, saran saya lewat Citereup aja, tapi kalo mobil, lewat sentul aja keluar tol langsung deh ke arah jungle land. Isunya si, trek menuju sana nya lagi rada gokil bang, keep safety yo!

      Hapus
    2. Itu lewat citeureup yg ke arah cibadak sukamakmur bukan bang?jalan nya bagus gk?mksh

      Hapus
    3. Iya betul bang. Jalannya terakhir saya kesana uda mulus bang, cuma beberapa titik kecil yang agak berlobang

      Hapus
  6. Boleh dishare rutenya
    Ane insya allah sabtu ini mau kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari mana bang? Kalo pake motor arah Jakarta/Depok, saran saya lewat Citereup aja, tapi kalo mobil, lewat sentul aja keluar tol langsung deh ke arah jungle land. Isunya si, trek menuju sana nya lagi rada gokil bang, keep safety yo!

      Hapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  8. Balasan
    1. Sepenglihatan saya si ga pernah ada yang camp, bang Taufik. Tapi bisa aja (mungkin) soalnya ada lahan untuk camp di area sebelum leuwi lieuk nya :)

      Hapus
  9. Wah kita sekomplek #gagalfokus ��

    BalasHapus
  10. Ada koordinat google maps nya gak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga ada mas Arief, soalnya disana ga ada sinyal jadi ga bisa screen shoot koordinat nya

      Hapus
  11. mav mas aris kemarin saya ksana tp ga nemuin yg nmnya curug leuwi liek malah nyasar masuk k curug cinta (kata org sana) itu dmanya yah?soalnya pertama nemuin wahana air panas yg kdua yg kita masukin..ada bacaan kencana aku lupa curug kencana apa nm daerahnya..mohon kasih info ya mas soalnya aku penasaran sama curug leuwi liek..tq

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kalo sampe wahana air panas berarti mba ke arah gunung Pancar ya? Leuwi Lieuk itu ada dalam satu komplek sama Leuwi Hejo, Curug Barong, dan Leuwi Ce'peut. Mungkin kalo mba mau kesana lagi dan jika bertanya sama orang sana, nanya nya arah menuju Leuwi Hejo ya :)

      Hapus
  12. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  13. iya mas mungkin..itu tempatnya deket sama jungle land kan bedanya jungle kiri kita k kanan kan? (arahnya tetanggaan sama jungle)..itu apa masih satu lingkup sama gunung pancar kah mas? iya saya juga udh nanya tp d tujukan k arah itu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah leuwi hejo dkk bukan di daerah Gunung Pancar mba. Kalo dari perempatan jungleland, mbanya kalo dari arah sentul ambil belok kanan, nanti ikutin jalan aja ketemu pertigaan, mbanya belok kiri, soalnya kalo belok kanan mbanya malah mengarah ke Gunung Pancar. Ciri-ciri kalo jalur yang mba ambil bener itu nanti ketemu jembatan kayu, itu udah ga jauh dari leuwi Hejo

      Hapus
    2. ohh iya bner bgt mas soalnya aku juga liat ga ada gbr kaya mas foto..hehe
      makash ya mas infonya mv juga bnyak nnya hehehe

      Hapus
  14. iya mas mungkin..itu tempatnya deket sama jungle land kan bedanya jungle kiri kita k kanan kan? (arahnya tetanggaan sama jungle)..itu apa masih satu lingkup sama gunung pancar kah mas? iya saya juga udh nanya tp d tujukan k arah itu..

    BalasHapus
  15. bang kalo dari pamulang rutenya lewat mana ya? sampe ke parkiran itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf bang Farell bari dibalas. Kalau naik motor pilih rute ke arah citereup atau sentul selatan (opsi terbaik adalah citereup karena lebih cepat untuk motor), dan kalo mobil, masuk tol dan bisa exit di citereup atau sentul selatan (opsi terbaik sentul selatan karena jalannya sudah cukup baik)

      Hapus
  16. Lewat citereup aja, enak pemandangannya g kalah kaya d puncak.. jalannya juga dh bagus dh di aspal dan cor g kaya dlu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. yap bener bang, sekarang jalur via citereup sudah sangat bagus ditambah pemandangan nya yang indah banget

      Hapus
  17. Mas kalo buat opsi, ane kan dr tangerang kota, lebih baik jalan ke leuwi hejo dulu, atau gunung bunder ya?? Ane sih biasanya lwatin parung mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mas Fredy, kalo melewati parung enakan ke Gunung Bunder dulu mas soalnya. Nanti ke Leuwi hejo tinggal melewati Tol BORR jika pakai mobil atau melewati jalur alternatif sentul bila mas nya naik motor :)

      Hapus
  18. Halo bang, mau nanya dong untuk tiket masuk ke leuwi hejo dan leuwi lieuk brp ya? Sama petunjuk untuk ke arah leuwi hejo atau leuwi lieuk udh ada kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo maaf baru saya balas, untuk masuk kawasan leuwi hejo dan barong adalah 10rb/orang, kalau ke leuwi hejo ada tiket lagi khusus seharga 5rb/orang, dan untuk leuwi lieuk juga dikenakan biaya 5rb/orang nya. Untuk petunjuk sudah sangat jelas saat ini :)

      Hapus
  19. haduhh thks gan catatannya. jadi makin mau kesana tapi ragu karna gak pandai renang :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang sudah disewakan pelampung dengan tarif sekitar 20rb/orang nya, mas Raafi :)

      Hapus
  20. numpang tanya gan.. disana ada spot buat nenda gak ya buat 3 tenda soalnya ane mau kesana, dari wonogiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada bang Fajar, tapi kalau mau nenda, bilang dulu ke tukang parkir motor/mobil trus bilang juga ke petugas sana biar di data ya

      Hapus
  21. Bang mau nanya rute kalo bawa motor dari arah cikarang-cileungsi terus kearah mana lagi yaa.terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari cileungsi bisa nerus ke arah Gunung Putri lalu Citereup. Kalau di google maps, sekarang sudah ke detect nama jalannya yaitu jalan tajur citereup :)

      Hapus
  22. mas ada rekomendasi villa murah di daerah sana ga, insya alla sabtu ini saya mau kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau vila, homestay, dan sejenisnya setau saya gak ada bang Abdul, adanya lahan untuk ngecamp aja di jalur menuju leuwi lieuk

      Hapus
    2. Sekarang udah ada bos, lewat pintu masuk kedua aja, jadi kita jangan parkir di gerbang masuk yang pertama. more info bisa bisa coment2 di chanel youtub ane : Yadi suparlan

      Hapus
    3. Bang Abdul, kata bang Yadi udah ada tuh, saya soalnya uda ga kesana dari bulan november hehe jadi gatau kalo uda ada. Btw, makasih bang Yadi atas infonya ya

      Hapus
  23. Maaf min numpang share video pas lompat2 di obyek ini https://youtu.be/QHph8IiQwq4

    BalasHapus
  24. Kakk mau nanyaa please dijawaaab, kesana itu engga musti nginep karna jauh kan yaaa? Mau kesana tanpa nginep gituu hehe. Makasih kaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. hallo kak, ga perlu kok kalo rumah kamu masih di sekitaran Jabodetabek, tapi saran saya baiknya jalannya dari pagi ya biar bisa puas menjelajah curugnya :)

      Hapus
  25. Kakk mau nanyaa please dijawaaab, kesana itu engga musti nginep karna jauh kan yaaa? Mau kesana tanpa nginep gituu hehe. Makasih kaaaa

    BalasHapus
  26. Sori mas mau tanya,kalau saya posisinya ada di curuh leuwi hejo itu kemana lagi buat kecuruk Leuwi Lieuk

    BalasHapus
  27. Sori mas mau tanya,kalau saya posisinya ada di curuh leuwi hejo itu kemana lagi buat kecuruk Leuwi Lieuk

    BalasHapus
  28. Maaf mas kalau posisi saya ada dicuruk Leuwi hejo buat ke curuk leuwi Lieuk kemana lagi tuh infonya doang

    BalasHapus
  29. Maaf mas kalau posisi saya ada dicuruk Leuwi hejo buat ke curuk leuwi Lieuk kemana lagi tuh infonya doang

    BalasHapus
    Balasan
    1. hallo mas, kalo dari Leuwi Hejo ke Leuwi Lieuk tinggal naik aja keatas melewati curug barong. Kayanya sekarang uda ada jalur langsung dari Leuwi Hejo ke Leuwi Lieuk, jadi ga perlu ke parkiran motor lagi untuk menuju Leuwi Lieuk

      Hapus
  30. Klau dari cianjur ke sana kira2 lewat mna ya mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf banget baru saya balas, kalo dari cianjur naik mobil, bisa exiy Sentul Selatan, lalu ikut ke arah jungle land - gunung pancar - Leuwi hejo :)

      Hapus
  31. itu kedalaman air sekitar berapa ya bro ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mohon maaf mas baru saya balas. Untuk kedalaman air sekitar 3 meter mas

      Hapus
  32. Bang itu pintu masuknya satu tempat sama leuwi hejo??

    BalasHapus
  33. Ada villa kah di sekitar situ? Untuk Bus ukuran besar masuk engga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf untuk villa saya kurang paham ada atau nggaknya, trus kalau bus mungkin aja si bisa, tapi saya nya malah yang gak yakin soalnya kontur jalan yang cukup ekstrim buat minibus

      Hapus
  34. Mas, kalo misalnya ngecamp disana bisa ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya bisa mas, terakhir saya kesana masih ada lahan buat camp nya mas

      Hapus
  35. Wahhh bener bener ajiiibbbb... oh iya tempat untuk ngecamp di curug itu luas enggak min. kalau luas nya seperti curug cilember mantapp tuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayanya cukup luas gan, tapi seinget saya camping areanya tuh di deket leuwi cipetnya, bukan di Leuwi Lieuk nya

      Hapus
  36. klu untuk anak2 treknya kira2 bisa gk ya?..(6th & 9Th), tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa kok mba, jalurnya udah ramah, mungkin yang harus dipersiapkan adalah fisik yang prima ya soalnya jalurnya lumayan menguras tenaga.

      Hapus
  37. Di sana gk ada penyewaan pelampung bang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo untuk penyewaan pelampung saya mohon maaf bang kurang tau, soalnya saya sudah cukup lama gak kesini lagi

      Hapus
  38. Mas mau nanya kalau rute dari galaxy ke leuwi hejo gmn ya?
    Sya rencananya tgl 22 mau k sana. Mksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Galaxy itu di mana ya mas? Justru saya gatau galaxy haha

      Hapus
  39. Parkirnya di parkiran yang mana gan? yang tempat parkir leuwi hejo, yg ada warung nya bukan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap betul di Leuwi hejo parkir nya gan, dari situ tinggal jalan kaki gan

      Hapus
  40. Kmren ane dri curug leuwi liuk ...tpi slh jalur gan ...ane lewat ciberem...medan jln nya parah smpe nyungsep 2x untung gk masuk jurang dikarena kn kondisi jln yg rusak ditambah hujan jd licin gan ...ane gk tau gan bisa lewat curug hejo....

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduh bang greget juga ente haha. iya bang sebetulnya Leuwi lieuk itu satu aliran sama Leuwi hejo. Emang si dari Leuwi hejo juga lumayan lama buat ke Leuwi lieuk tapi lebih aman dan jalurnya jelas banget bang.

      Hapus
  41. udah 37 tahun tinggal di Citeurep, baru tau ada tempat ini :( padahal dulu suka bolos sekolah buat ke Gua Hambalang :)

    BalasHapus
  42. leuwi hejo dengan leuwi lieuk mana yang lebih recomended ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo saya lebih prefer leuwi lieuk mba meskipun jalannya cukup jauh dari parkiran

      Hapus
    2. Om kalo dari beksi enaknya lewat mana. Make roda2

      Hapus
    3. Lewat Cileungsi, Gunung Putri, Citereup, lanjut ke jalan Tajur yang deket Polsek Citereup om buat akses ke Leuwi Lieuk

      Hapus
  43. Mas itu yg dalam nya 4 meter itu dkt sama yg air yg turun nya itu ya?

    BalasHapus

Posting Komentar